Kalo orang sini (siantar) pasti kenal mie lestari, "miles" biasanya dibilang sama anak2 gaul disini. Yeah,
I mean, anak gaul disini tu yang suka nongkrong diramayana, lengkap dengan topi yang dipake dengan gaya miring, rantai anjing kemana2 dikantong belakangnya, duduk2 diatas tangga, sambil makan indomie yang diremes2 gitu.. :D
Okeh, back to Miles. Miles itu emang cukup dikenal disini. Coba aja tanya sama orang sini kalo gak percaya.
"Bang..bang tau miles dimana ?"
"oooh miles.. ya taulah..!! malu kali awak kalo gak tau dimana.. harga diri tu..!! jadi kau mau apa hah?!" *muka gak senang (yaaaa malah nantangin beranteem... :-p)
Btw, disini tuh susah kali mo nyari makanan yang enak. Palingan ke sutomo square kalo malem. Tapi itupun menunya standard, kek darah ular kobra, sate kelinci ato otak monyet. Hehehe gak deng.. boong.. boong. Ya menunya itu ke itu aja palingan. Nasi goreng, mie goreng ato martabak. Bosen kan..? oiyeah lupa, disini udah ada pizza loh. Pizza house namanya.. Lumayaaan..sukur alhamdulillah (sujud syukur..! :D)
So, karena gak ada pilihan laen, dan kami lagi pengen makan diluar. akhirnya kami pergilah ke miles itu. sambil nunggu pesenan iseng aku baca alas plastik mejanya itu. Eeh ternyata ada resep2 yang oke nih...
"Makan Hati"
2 sendok iri hati, dituang ke dalam wajan pengkhianatan, ditumis dengan perebutan kepentingan yang sudah dibuang lapisan kepercayaannya.
"Makan Uang Suap"
Seraut muka (yang tebal), direndam dalam perasaan kerakusan, dihidangkan panas-panas dengan ditaburi komisi parut. Kadangkala dinikmati bersamaan dengan birokrasi yang kental.
"Makan Uang Haram" Hampir sama bahannya dengan Makan Uang Suap, tapi tidak perlu birokrasi, hanya selalu disajikan dengan aneka harta misal hasil judi, pencurian, penggelapan, korupsi dan riba.
"Makan Gaji Buta" Ambil sejumput kemalasan, secangkir bolos kerja, kocong sampai pulang cepat, jangan ambil kerjaannya dan tidak perlu dipertanggungjawabkan.
"Makan Rejeki Orang"
Makanan yang merupakan para calo tenaga kerja.
"Makan Bogem Mentah"
Muka merah yang dibalut rasa perih, terbikin dari sesiung kepalan, ditumbuh dengan 2 iris pukulan, disarang telak secukupnya --> ingat, secukupnya! kesian anak orang
"Makan Asam Garam"
Segenggam bubuk pengetahuan, 2 jumput kebijaksanaan, digoreng dengan minyak pengalaman.
"Makan Rayuan Gombal"
Sejenis makan umpan, tetpai tambahkan rayuan pulau kelapa.
"Makan Impian / Khayalan" Keinginan yang besar, dicampur sebutir imajinasi, digoreng dengan fatamorgana --> korban dari kebanyakan nonton sinetron... :-p
"Makan Tempat"
Pinggul Besar 90 kg, sandingkan dalam angkot, sambil kakinya diselonjorkan. --> whahaha enaknya diapain kalo ada orang kek gini diangkot ya??
Ada yang pernah baca juga gak? :)
*menghitung hari untuk pertambahan usia-kuh... (liat ke kaca apakah sudah ada guratan di ujung mata)


